Prosedur Pembelajaran
MAKALAH
STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD
“ Prosedur Pembelajaran“
DISUSUN OLEH :
Nama : sari afra ramadhani.
Bp :1820117
Kelas : PGSD 44
DOSEN PEMBIMBING
Yessi Rifmasari, M. Pd.
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ADZKIA
PADANG
2020
A. Kegiatan Pra Pembelajaran
Proses pembelajaran akan berhasil dengan baik apabila guru dapat mengkondisikan kegiatan belajar secara efektif. Kondisi belajar tersebut harus dimulai dari tahap pra pembelajaran. Kegiatan pra pembelajaran atau disebut juga kegiatan pra instruksional adalah kegiatan pendahuluan pembelajaran yang diarahkan untuk menyiapkan siswa mengikuti pelajaran. Kegiatan pra pembelajaran biasanya bersifat umum dan tidak berkaitan langsung dengan kompetensi atau materi yang akan dibahas dalam kegiatan inti pembelajaran.
Upaya yang dapat dilakukan guru pada tahap pra pembelajaran diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Menciptakan sikap dan suasana kelas yang menarik
a. Kondisi belajar dapat dipengaruhi oleh sikap guru didepan kelas. Guru harus memperlihatkan sikap yang menyenangkan supaya siswa tidak merasa tegang, kaku, bahkan takut mengikuti pembelajaran. Kondisi yang menyenangkan ini harus diciptakan mulai dari awal pembelajaran sehingga siswa akan mampu melakukan aktivitas belajar dengan penuh percaya diri tanpa ada tekanan yang dapat mengahambat kreativitasnya. Disamping itu, guru juga perlu mempersiapkan dan menanta alat fasilitas kelas yang memudahkan siswa beraktivitas belajar dalam kelas misalnya menyiapkan buku dan alat tulis yang akan digunakan siswa serta alat peraga yang akan digunakan guru. Hal kecil juga dapat berpengaruh terhadap kondisi belajar misalnya kebersihan dan kerapihan tempat belajar. Memberikan salam diawal pertemuan dan berdo’a sebelum pelajaran dimulai juga merupakan kegiatan pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.
b. Memeriksa kehadiran siswa
Kegiatan yang biasa dilakukan guru pada jam pertama pembelajaran adalah mengecek kehadiran siswa. untuk menghemat waktu dalam mengecek kehadiran siswa, guru dapat mengajukan pertanyaan kepada siswa yang hadir tentang siswa yang tidak hadir dan alasan ketidak hadirannnya. Dengan selalu mengecek kehadiran, secara tidak langsung guru telah memberikan motivasi kepada siswa, berdisiplin dalam mengikuti pelajaran, dan membiasakan diri memberi tahukan ketidak hadirannya kepada guru baik secara langsung maupun kepad temannya secar lisan atau tertulis.
c. Menciptakkan kesiapan belajar siswa
Kegiatan pembelajaran perlu didasari oleh kesiapan dan semangat siswa. kesiapan (readinees) belajar siswa merupakan salah satu prinsip belajar yang sangat berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar siswa. oleh karena itu, guru perlu mengembangkan kesiapan belajar dan menumbuhkan semangat siswa dalam belajarnya.
Ada beberapa alternative yang dapat dilakukan guru dalam menciptakan kesiapan dan semangat siswa dalam belajar, diantaranya adalah sebagai berikut:
1) Membantu atau membimbing siswa dalam mempersiapkan fasilitas atau sumber belajar yang diperlukan dalam kegiatan belajar.
2) Menciptakan kondisi belajar untuk mengingkatkan perhatian siswa dalam belajar.
3) Menunjukan minat yang penuh semangat yang tinggi dalam mengajar.
4) Mengontrol ( mengelola ) seluruh aktivitas siswa mulau dari awal sampai akhir pembelajan.
5) Menggunakan berbagi media pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran dan minat siswa.
6) Mengembangkan kegiatan belajar yang memungkinkan siswa dapat melakukannya.
2. Menciptakan suasana belajar yang demokratis
Pada hakikatnya suasana belajar yang demokrtais dapat dikondisikan melalui pendekatan belajar CBSA ( Cara Belajar Siswa Aktif ). Untuk menciptakan suaana belajar ayang demokratis guru harus membimbing siswa agar beranio menjawab, berani bertanya, berani berpendapat atau berani mengeluarkan ide-ide, dan berani memperlihatkan unjuk kerja ( performa C ). Kegiatan yang dapat dilakukan guru pada kegiatan pembelajaran diantaranya mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab siswa atau meminta siswa berpendapat atau mengeluarkan gagasan. Suasana belajar yang demokratis harus dikondisikan sejak awal pembelajaran. Guru harus selalu memberikan kesempatan pada siswa untuk melakukan kreativitas.
Komentar
Posting Komentar